UnsurKebahasaan Novel. Ilustrasi novel (Dok. Pixabay.com) Contohnya, di dalam novel Laskar Pelangi, di mana di dalamnya tokoh Laskar Pelangi saling berkorban satu sama lain dan membantu sesamanya meski berbeda latar sosial maupun agama. Buat elo yang ingin belajar unsur ekstrinsik melalui video, elo juga bisa menikmatinya dari Zenius, lho! Diatas merupakan ciri-ciri unsur kebahasaan novel pada umumnya seperti novel berjudul marioposa, laskar pelangi, dilan, sang pemimpi, 5 cm, bumi manusia, perahu kertas dan masih banyak lagi novel-novel sejenisnya. Baca Juga: Mau Tau Apa Pengertian Novel Sejarah dan Unsur Kebahsaanya Juga, Silahkan Klik. Penjelasan Unsur Kebahasaan novel dan Mengidentifikasi Struktur Teks Ulasan Laskar Pelangi.- Mengidentifikasi Unsur Kebahasaan Teks Ulasan Laskar Pelangi. Struktur Teks Ulasan Laskar Pelangi: Orientasi : Paragraf pertama. Tafsiran : Paragraf kedua,ketiga,keempat,kelima,keenam,ketujuh,kedelapan. Novel itu sangat inspiratif bagi orang yang membacanya. Tomboi. Vay Tiền Trįŗ£ Góp Theo ThĆ”ng Chỉ Cįŗ§n Cmnd. Deskripsi Resensi dan sinopsi Novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata. Identitas Buku Judul Buku Laskar Pelangi Penulis Buku Andrea Hirata Penerbit Buku Yogyakarta Bentang Pustaka Kota Terbit Yogyakarta Cetakan Tebal Buku 529 halaman ISBN ISBN 979-3062-79-7 Sinopsis Novel Laskar Pelangi Resensi novel laskar pelangi karangan Andrea Hirata satu ini menceritakan sebuah ikatan persahabatan yang bersekolah di dalam sebuah keterbatasan ekonomi. Berawal dari sebuah sekolah yang terancam ditutup oleh kemindikbud, karna tidak tercapainya minimal jumlah murid yang seharusnya. Jumlah murid saat itu hanya sembilan anak, dan dimana persyaratan setiap sekolah minimum harus ada sepuluh murid baru bisa diizinkan untuk membuka sebuah pendidikan. Tetapi kesempatan itu tiba-tiba datang, dimana ada seorang murid beserta orangtuanya, yang ingin mendaftarkan anaknya untuk sekolah disana. Satu-satunya sekolah Muhammadiyah yang berdiri di sebuah desa Gantung, lebih tepatnya di Kabupaten Gantung, Belitung Timur. Sepuluh anak tersebut berasal dari keluarga kurang mampu dan bersekolah dengan kesederhanaan. Namun hal tersebut tidak mengurangi semangat mereka meraih cita-citanya. Mereka mengukir sejarah prestasi yang membuat nama sekolah dan guru disana disanjung dengan baik. Bu Mus, menjadi sosok seorang guru yang mengabdi di sekolah sederhana. Tokoh siswa diperankan sebagai Ikal, Lintang,Sahara, Mahar, A Kiong, Syahdan, Kucai, Borek, Trapan, dan Harun. Mereka bersekolah di sekolah kecil nan sederhana selama 9 tahun. Yakni mulai dari kelas 1 SD hingga kelas 3 SMP. Diceritakan juga bagaimana perjuangan para siswa untuk bisa sampai di sekolah. Contohnya saja tokoh Lintang harus menempuh jarak 80km dengan menggayuh sepeda. Dalam kondisi yang serba terbatas, mereka tetap semangat mengeyam pendidikan. Bukan di gedung sekolah tembok yang megah, melainkan gubuk reot yang hampir roboh. Bu Mus memberikan sebuah sebutan kepada sepuluh muridnya. Dijulukilah sekolah mereka dengan nama laskar Pelangi. Sang Laskar Pelangi pun mengharumkan nama sekolah kecil mereka dengan memenangkan perlombaan cerdas cermat. Unsur Intrinsik Novel Laskar Pelangi Bagaimana, tidak sabar mengetahui watak para tokoh di resensi novel laskar pelangi? Kira – kira siapa saja tokoh yang akan Anda idolakan, ya? Mari langsung saja kita bahas unsur intrinsik novel larkar pelangi berikut ini. 1. Tema Novel laskar pelangi ini menceritakan perjuangan dan semangat para siswa. Keterbatasan bukan halangan untuk tetap semangat bersekolah dan mengejar cita-cita. Suka, duka, kekonyolan dan haru biru turut mewarnai jalannya cerita di novel ini. 2. Penokohan Berikut adalah penjelasan penokohan dalam Novel laskar pelangi 1. Ikal Ikal adalah tokoh utama dalam novel laskar pelangi. Hal ini dibuktikan adanya kata ganti aku’ untuk penyebutan Ikal. Tokoh ini digambarkan sebagai siswa yang pandai namun belum sepandai tokoh Lintang. 2. Taprani Tokoh Taprani ini digambarkan sebagai sosok yang selalu tampil rapi dan pintar. Ia sangat menghormati ibunya. 3. Sahara Sahara adalah murid perempuan pertama yang ada di sekolah SD Muhammadiyah. Tokoh ini digambarkan sebagai gadis dengan perawakan ramping dan mengenakan jilbab. 4. A Kiong Tokoh ini diceritakan sebagai satu – satunya siswa keturunan Tionghoa di SD Muhammadiyah. Watak A Kiong ini digambarkan sebagai sosok yang sangat penurut dan mudah percaya, terutama kepada tokoh Mahar. 5. Harun Harun adalah tokoh yang santun serta murah senyum. Ia baru masuk jenjang sekolah SD saat usianya menginjak 15 tahun karena keterbelakangan mental. 6. Kucai Kucai adalah ketua kelas yang cerewet namun sangat berbakat menjadi seorang politikus. Meskipun awalnya ia sangat kesulitan mengatur seisi kelas namun pada akhirnya semua bisa teratasi. 7. Lintang Tokoh Lintang ini digambarkan sebagai sosok siswa yang sangat jenius. Tidak hanya itu saja, ia juga sangat gigih memperjuangkan cita-citanya. 8. Mahar Tokoh Mahar ini digambarkan sebagai sosok yang mempunyai bakat dalam bidang kesenian. Ia pandai melukis, menyanyi, dan menyelesaikan seni rupa lainnya. 9. Bu Muslimah Tokoh yang akrab dipanggil sebagai Bu Mus’ ini merupakan figur guru yang sangat berdedikasi mencerdaskan anak bangsa. Beliau sangat sabar dan baik hati kepada murid – muridnya. 10. Pak Harfan Sosok kepala sekolah ini mempunyai nama lengkap Harfan Efendy Noor. Beliau digambarkan sebagai tokoh yang sangat peduli dan mau memperjuangkan SD Muhammadiyah agar tetap bertahan. 3. Plot atau Alur Cerita Alur cerita di novel ā€œLaskar Pelangiā€ menggunakan jenis alur maju. Hal ini dibuktikan dengan penulisan cerita yang menceritakan kisah awal semenjak ikal dan kawan-kawannya bersekolah sampai mereka semua beranjak dewasa. Meski begitu, banyak cerita yang masih menjadi misteri, dan misteri tersebut berada pada novel sekuel tetralogi Laskar Pelangi lainnya. 4. Latar Latar tempat yang digunakan dalam novel ā€œLaskar Pelangiā€ diantaranya yakni Di Sekolah Dasar Muhammadiyah Hirata, 6 2006 Di bawah Pohon Hirata, 159 2006 Di dalam Gua Hirata, 396 2006 Selanjutnya, suasana yang terjadi dalam cerita novel laskar pelangi diantaranya; yakni menyenangkan, menegangkan, dan juga mengharukan. 5. Sudut Pandang Penggunaan sudut pandan dalam novel laskar pelangi adalah sudut pandang pertama, yakni tokoh aku Ikal yang menjadi pelaku utama. 6. Gaya Bahasa Penulis menggunakan gaya bahasa Indonesia yang terpengaruh dengan aksen budaya bahasa Melayu. Selain itu, juga penulis menggunakan beberapa istilah asing di dalam penulisannya. 7. Amanat Amanat yang dapat dipetik dari isi cerita novel ā€œLaskar Pelangiā€ diantaranya yakni Semangat, gigih, jangan mudah menyerah dan putus asa dengan keadaan Bergembira, optimis, jangan mudah pesimis Berjuang dengan gigih Bermimpi dan bercita-citalah yang tinggi Kesimpulan Bagaimana, sudah terbayang bagaimana alur cerita resensi novel laskar pelangi? Tidak hanya novelnya yang populer, bahkan film laskar pelangi ini juga sangat diminati masyarakat. Tidak sekedar menikmati hiburan, setiap alur yang diceritakan dalam novel ini memang serat makna. Di tengah keterbatasan ternyata masing ada anak-anak yang sangat bersemangat memperjuangkan haknya untuk belajar di sekolah. Selamat menikmati karya fenomenal yang inspiratif ini, ya? Teks ulasan adalah teks yang berisi tinjauan suatu karya baik berupa film, buku, benda dan lain sebagainya untuk mengetahui kualitas, kelebihan dan kekurangan yang dimiliki karya tersebut yang ditujukan untuk pembaca atau pendengar khalayak ramai. Struktur Generik teks ulasan antara lain adalah sebagai berikut Gambaran umum, Evaluasi, Interpretasi, dan Simpulan. Salah satu contoh teks ulasan diantaranya adalah teks ulasan novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata. Laskar Pelangi adalah novel pertama karya Andrea Hirata yang diterbitkan oleh Bentang Pustaka pada tahun 2005. Novel ini bercerita tentang kehidupan 10 anak dari keluarga miskin yang bersekolah SD dan SMP di sebuah sekolah Muhammadiyah di Belitung yang penuh dengan keterbatasan. Teks ulasan mempunyai ciri-ciri kebahasaan yang khas. Ciri-ciri kebahasaan itu, antara lain, menggunakan kata sifat sikap, metafora, merujuk pada partisipan tertentu, dan kalimat-kalimatnya cenderung panjang menggunakan kalimat kompleks. Berikut ini struktur teks ulasan Laskar Pelangi. Struktur TeksKalimat OrientasiSang Pemimpi adalah novel kedua dari tetralogi Laskar Pelangi karya Andrea Hirata. Novel ini menceritakan kisah kehidupannya di Pulau Belitong yang dililit kemiskinan. Ada tiga remaja SMA yang bermimpi untuk melanjutkan sekolah hingga ke Prancis menjelajah Eropa hingga ke Afrika. Ikal, Arai, dan Jimbron adalah para pemimpi-pemimpi itu. TafsiranPada bab pertama buku ini, Andrea menceritakan bahwa dirinya dalam novel ini digambarkan sebagai Ikal dan kedua temannya, Arai dan Jimbron adalah tiga remaja yang nakal. Mereka sangat dibenci oleh Pak Mustar, tokoh antagonis dalam buku ini. Dia seorang Wakil Kepala SMA Bukan Main itu. Namun, berbeda dengan sang Kepala Sekolah yang bernama Pak Balia. Ia adalah cermin guru teladan. Pak Belialah yang telah memberikan mimpi-mimpi kepada murid-muridnya terutama kepada Ikal, Arai dan Jimbron. ā€œJelajahi kemegahan Eropa sampai ke Afrika yang eksotis. Temukan berliannya budaya sampai ke Prancis. Langkahkan kakimu di atas altar suci almamater terhebat tiada tara Sorbonne. Ikuti jeja-kjejak Satre, Louis Pasteur, Montesquieu, Voltaire. Di sanalah orang belajar science, sastra, dan seni hingga mengubah peradabanā€¦ā€, itulah kata-kata yang sering diucapkan Pak Balia. Pada bab-bab berikutnya pembaca akan melihat potongan-potongan kisah seperti berdiri sendiri. Andrea hanya membuat cerpen-cerpen dalam satu buku. Meskipun demikian, pada setiap bab, mulai awal hingga akhir, buku ini memiliki hubungan yang sangat erat, seperti mozaik-mozaik dalam kehidupan. EvaluasiNovel yang disajikan dengan bahasa yang cantik ini mampu menyihir pembaca sehingga pembaca bisa ikut merasakan kebahagiaan, semangat keputusasaan, dan kesedihan. Selain itu, buku ini memiliki lelucon-lelucon yang tidak biasa, cerdas, dan pasti akan membuat pembaca tertawa. Dengan membaca buku ini, Anda akan mengetahui bahwa Andrea Hirata memiliki pribadi yang cerdas dalam mengolah kata-kata dan memiliki wawasan yang sangat luas. Meskipun disebut sebagai buku kedua dari tetralogi Laskar Pelangi, di buku ini nyaris tidak ada hubungannya dengan buku Laskar Pelangi. Sang Pemimpi hanya menyebutkan kata Laskar Pelangi hanya sekali. Keponakan yang Ikal biayai saat di Jawa juga tidak disebut sama sekali dalam buku ini, padahal di Novel sebelumnya telah diceritakan dengan jelas. RangkumanDengan mengesampingkan beberapa kekurangan tadi, novel ini benar-benar buku yang sangat dibutuhkan oleh remaja negeri ini. Buku ini memberi motivasi, semangat, dan mimpi pada anak-anak yang patah semangat supaya sekolah dan melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi. Selain itu, buku ini juga mengajarkan tentang ketidakmungkinan yang bisa diwujudkan dengan kerja keras. 1. Kata Sifat Sikap dalam Teks Ulasan Sang Pemimpi Kata sifat sikap adalah kata yang berfungsi untuk mendeskripsikan pelaku dalam penampilan fisik atau kepribadiannya. Untuk memahami unsur kebahasaan ā€œkata sifat sikapā€ yang ada di dalam teks tersebut, dapat diklasifikasi kata-kata itu, kemudian cari maknanya di dalam kamus. Kata Sifat SikapMakna LembutLunak dan halus tidak keras; lemas tidak kaku; lemah mudah dilentuk NakalSuka berbuat kurang baik tidak menurut, mengganggu, dsb, terutama bagi anak-anak AntagonisOrang yg suka menentang melawan dsb EksotisMemiliki daya tarik khas karen belum banyak dikenal umum PemimpiOrang yang suka bermimpi meskipun tidak tidur CantikIndah dalam bentuk dan buatannya BenciSangat tidak suka BahagiaKeadaan atau perasaan senang dan tenteram bebas dara segala yang menyusahkan CerdasSempurna perkembangan akal budinya untuk berpikir, mengerti, dsb; tajam pikiran MiskinTidak berharta; serba kekurangan berpenghasilan sangat rendah 2. Kata Benda dan Kata Kerja dalam Teks Ulasan Sang Pemimpi Kata benda adalah kata yang mengacu pada manusia, binatang, benda, dan konsep atau pengertian. Dengan demikian, kata seperti guru, kucing, meja, dan kebangsaan adalah kata benda. Ciri yang lain adalah kata benda tidak dapat diingkarkan dengan kata tidak. Kata guru, kucing, meja, dan kebangsaan, tidak bisa dikatakan dengan tidak guru, tidak kucing, tidak meja, dan tidak kebangsaan. Kata BendaMakna NovelKarangan prosa yang panjang mengandung rangkaian cerita kehidupan seseorang dng orang di sekelilingnya dng menonjolkan watak dan sifat setiap pelaku; KemiskinanHal miskin; keadaan miskin SekolahBangunan atau lembaga untuk belajar dan mengajar serta tempat menerima dan memberi pelajaran menurut tingkatannya, ada TokohRupa wujud dan keadaan; macam atau jenis Kepala SekolahOrang guru yang memimpin suatu sekolah; guru kepala; GuruOrang yang pekerjaannya mata pencahariannya, profesinya mengajar KisahCerita tentang kejadian riwayat dsb dalam kehidupan seseorang dsb; kejadian riwayat dsb; BukuLembar kertas yang berjilid, berisi tulisan atau kosong; kitab; MozaikSeni dekorasi bidang dengan kepingan bahan keras berwarna yang disusun dan ditempelkan dengan perekat; KebahagiaanKeadaan atau perasaan senang dan tenteram bebas dara segala yang menyusahkan Kata kerja adalah kata yang mengandung makna perbuatan aksi, proses, atau keadaan yang bukan sifat. Pada umumnya kata kerja tidak dapat bergabung dengan kata-kata yang menyatakan kesangatan. Dengan demikian, tidak ada kata sangat pergi, agak belajar. Kata KerjaMakna BermimpiMelihat mengalami sesuatu dalam mimpi MelanjutkanMeneruskan tentang perkataan, perundingan, cerita, dsb; menyambung MenjelajahBepergian ke mana-mana untuk menyelidiki dsb MenceritakanMenuturkan cerita kepada MemberikanMenyerahkan sesuatu kepada MembuatMenciptakan menjadikan, menghasilkan MenyebutkanMenyebut; MengesampingkanMenyampingkan MengajarkanMemberikan pelajaran kepada MengolahBerolah 3. Metafora dalam Teks Sang Pemimpi Salah satu ciri teks ulasan adalah adanya kata metafora dalam teks tersebut. Metafora adalah pemakaian kata atau kelompok kata bukan dengan arti yang sebenarnya, melainkan sebagai lukisan yang berdasarkan persamaan atau perbandingan, misalnya, tulang punggung dalam kalimat pemuda adalah tulang punggung negara. Carilah metafora beserta maknanya yang ada di dalam teks ulasan Sang Pemimpi. MetaforaMakna cermin guru teladanContoh guru yang teladan baik memberikan mimpi-mimpiMemberikan harapan yang indah hubungan darahHubungan keluarga hati yang lembutBaik hati mengiriskan hatiMembuat hati menjadi sakit menyihir pembacaMembuat pembaca ikut merasakan apa yang terjadi dalam novel mendahului nasibMenentukan sesuatu yang belum terjadi bahasa yang cantikBahasa yang indah altar suci almamaterTempat menempuh pendidikan berliannya budaya Inti keindahan budaya 4. Kalimat dalam Teks Sang Pemimpi Di dalam teks ulasan ditandai dengan adanya kalimat kompleks kalimat majemuk, baik kalimat majemuk setara maupun kalimat majemuk bertingkat. Contoh kalimat majemuk setara dan kalimat majemuk bertingkat dalam teks ulasan Sang Pemimpi adalah sebagai berikut. Kalimat Majemuk Setara Ia juga memiliki hati yang lembut, suka menolong tanpa banyak bicara, sering memberi kejutan, idenya selalu nyeleneh. Dia memiliki otak yang cerdas dan selalu ingin tahu. Dia ditertawakan oleh abang-abangnya, tetapi Arai tetap membelanya. Kalimat Majemuk Bertingkat Pada bab pertama buku ini, Andrea menceritakan bahwa dirinya dalam novel ini digambarkan sebagai Ikal dan kedua temannya, Arai dan Jimbron adalah tiga remaja yang nakal. Di sanalah orang belajar science, sastra, dan seni hingga mengubah peradaban. Novel yang disajikan dengan bahasa yang cantik ini mampu menyihir pembaca sehingga pembaca bisa ikut merasakan kebahagiaan, semangat keputusasaan, dan kesedihan. 5. Kata Rujukan Teks ulasan ditandai dengan adanya kata rujukan yang merujuk pada partisipan tertentu. Hal itu dapat kamu simak dalam contoh berikut. Pada bab pertama buku ini, Andrea menceritakan bahwa dirinya dalam novel ini digambarkan sebagai Ikal dan kedua temannya, Arai dan Jimbron adalah tiga remaja yang nakal. Mereka sangat dibenci oleh Pak Mustar, tokoh antagonis dalam buku ini. Dia seorang Wakil Kepala SMA Bukan Main itu. Berdasarkan contoh tersebut dapat diketahui bahwa mereka merujuk pada Ikal, Arai, dan Jimbron. Sementara itu, dia merujuk pada Pak Mustar. Namun, berbeda dengan sang Kepala Sekolah yang bernama Pak Balia. Ia adalah cermin guru teladan. Pak Belialah yang telah memberikan mimpi-mimpi kepada murid-muridnya terutama kepada Ikal, Arai, dan Jimbron. Pada contoh tersebut dapat diketahui bahwa kata Ia dan -nya merujuk pada Pak Belia.

unsur kebahasaan novel laskar pelangi